Malay(SIAL) kontra Indonesia
Harus menang. Kalimat itulah yang pantas menggambarkan matchday terakhir
Grup B Piala AFF 2012 antara Malaysia dan Indonesia di Stadion Bukit
Jalil, Sabtu (1/12/2012). Indonesia memang hanya membutuhkan hasil
imbang untuk dapat lolos ke babak semifinal. Namun, bertemu Malaysia
situsinya berbeda. Berbicara rivalitas sejati, tiga poin jelas adalah
harga mati.
Rivalitas indonesia dan Malaysia memang menjadi
perseteruan yang kental akan aroma rivalitas tinggi. Terjalin dari
sejarah panjang kedua negara tersebut dengan dilatari aneksasi sosial
kebudayaan dan otoritas kedaulatan, membuat semangat gelora saling
“bunuh” selalu menghinggapi sampai ranah sepak bola.
Lihat saja,
bagaimana ratusan juta publik Indonesia geram dengan tingkah tak sportif
para pendukung Malaysia yang menyorotkan sinar laser hijau ke wajah
kiper timnas Indonesia, yang ketika itu dikawal Markus Horison, dalam
final Piala AFF 2010.Belum lagi ulah ribuan suporter Malaysia
yang acap menyanyi dengan lirik bernada pelecehan kepada Indonesia,
beberapa waktu lalu.
Ejekan itu pun bahkan membuat ratusan juta
masyarakat Indonesia berkomentar pedas mengenai peristiwa itu. Dari
mulai pejabat, artis, hingga masyarakat wong cilik, dapat memberikan
komentarnya sendiri mengenai ulah suporter Malaysia, yang menjadi marak
karena disebar disebarkan luaskan lewat situs YouTube tersebut.
Namun,
sejatinya hal itu ibarat bumbu penyedap rivalitas Indonesia dan
Malaysia. Karena, pertarungan sebenarnya akan dilakoni tokoh utama,
yaitu 22 penggawa timnas Garuda. Mereka akan bermandikan peluh keringat
demi berjuang hingga titik darah penghabisan di stadion yang
berkapasitas 100.000 ribu penonton di Kuala Lumpur, demi mewujudkan doa
dan harapan ratusan juta rakyat Indonesia.
“Kami akan bekerja
keras untuk menghadapi dan menang melawan Malaysia, apalagi partai itu
bukan hanya untuk memastikan lolos ke semifinal, melainkan juga
menyangkut harkat dan martabat bangsa Indonesia,” ujar salah satu
gelandang timnas, Taufiq.
Peluang
Kini,
Indonesia berada di puncak klasemen sementara dengan poin empat (selisih
gol +1) atau unggul satu angka atas Singapura dengan poin tiga (+2).
Malaysia berada di posisi ketiga dengan poin tiga (0), kalah selisih gol
dengan The Lions. Sementara, Laos menduduki dasar klasemen dengan poin
satu (-3).
Keempat negara itu masih berpeluang lolos ke babak
semifinal. Jika Indonesia dan Malaysia berakhir imbang, sementara
Singapura mampu mengalahkan Laos, yang akan melaju adalah Singapura,
karena Malaysia kalah selisih gol. Namun, Harimau Malaya dapat lolos
jika bermain imbang dengan Indonesia, dengan syarat Laos mampu
mengalahkan Singapura dengan selisih gol kurang dari tiga.
Sementara,
Laos masih dapat lolos ke semifinal jika menang atas Singapura dengan
selisih lebih dari tiga gol dan pada saat bersamaan Malaysia bermain
imbang dengan Indonesia. Akan tetapi, Laos dapat lolos dengan kemenangan
selisih gol berapa pun jika Malaysia berhasil ditaklukkan skuad Merah
Putih.
Pelatih timnas Indonesia, Nil Maizar, mengaku tak ingin
terlalu memusingkan peluang lolos atau tidaknya anak asuhnya. Menurut
mantan pelatih Semen Padang tersebut, yang terpenting saat ini Irfan
Bachdim dan kawan-kawan harus tampil maksimal meraih hasil terbaik dalam
pertandingan nanti .
“Setiap pemain dan pelatih pasti ingin
menang. Tetapi, saya selalu bilang kepada pemain, soal hasil itu urusan
Allah. Yang terpenting, bagaimana mereka bekerja keras sampai wasit
meniupkan peluit panjang,” kata Nil.
Siap
Terkait
kondisi pemain, Nil mengaku timnya dalam kondisi siap tempur melawan
Malaysia. Hanya bek tengah, Wahyu Wijiastanto yang harus absen karena
akumulasi kartu kuning. Sementara, Tonnie Cusell dan Johnny van
Beukering kondisinya masih diragukan tampil karena masih dalam kondisi
pemulihan dari cedera.
“Sekarang kami punya stok tiga pemain
belakang untuk menggantikan Wahyu. Tetapi, siapa pun yang akan mengisi
posnya, kita lihat besok (Sabtu ini) sebelum pertandingan. Sekarang, tim
pelatih akan menentukan strategi,” ungkapnya.
Nil mengatakan,
dalam pertandingan nanti, dirinya akan mewaspadai kecepatan
gelandang-gelandang milik Malaysia yang tampil dalam dua pertandingan
terakhir melawan Singapura dan Laos. Salah satu pemain yang patut
diwaspadai oleh Indonesia adalah kapten tim, Mohammad Safiq Rahim.
Meski
demikian, Nil mengaku akan tetap tampil maksimal untuk meraih hasil
terbaik dalam pertandingan tersebut. Apalagi, Andik Vermansyah dan
kawan-kawan menunjukan progres meningkat dengan semangat tinggi setelah
bermain imbang 2-2 lawan Laos dan menang 1-0 atas Singapura.
“Saya
harapkan nanti penampilan anak-anak tersebut bisa diulangi ketika
melawan Malaysia agar kita dapat lolos ke semifinal,” harap Nil.
Kalah
Pelatih
Malaysia, K Rajagobal tidak mau kalah dengan Indonesia. Pelatih berusia
56 tahun tersebut optimistis anak asuhnya dapat mengalahkan Indonesia
di partai yang akan disiarkan langsung oleh RCTI, Sabtu malam ini, mulai pukul 19.45 WIB tersebut.
“Saya
ingin tim ini bermain seperti saat mengalahkan Laos (4-1). Kemenangan
itu telah memberikan kepercayaan diri kepada pemain kami untuk
mengalahkan Indonesia dalam pertandingan nanti,” kata Rajagobal.
Terkait
komposisi pemain, Rajagobal tidak akan mengubah banyak strategi
skuadnya. Menurut pelatih yang membawa Malaysia juara Piala AFF 2010
itu, timnya akan mewaspadai lini tengah Indonesia yang dinilainya cukup
berbahaya karena memiliki kecepatan dan determinasi yang sangat baik.
“Andik,
Taufiq, Okto dan Elie adalah pemain hebat. Begitu juga dengan Bambang
Pamungkas. Anda harus mewaspadai pemain-pemain itu. Akan tetapi, yang
menjadi perhatian kami sekarang adalah hanya cara memikirkan bagaimana
memenangi pertandingan atas Indonesia,” tegas Rajagobal.
Perkiraan Susunan Pemain
Malaysia (4-4-2):
Farizal Marlias; Jasuli, Aidil Zaufan, Fadhli Shas, Zubir Azmi; Wan
Zack Haikal, Safiq Rahim, Shakir Shaari, Azamuddin Akil; Norsharul
Idlan, Safee Sali
Pelatih: K Rajagobal
Indonesia (4-4-2):
Endra Prasetya, Raphael Maitimo, Handi Ramdhan, Fachrudin, Novan
Setya; Elie Aiboy, Vendry Mofu, Taufiq, Oktovianus Maniani; Irfan
Bachdim, Bambang Pamungkas
Pelatih: Nil Maizar
Lima Pertemuan Terakhir
23/8/2006 - Malaysia 1-1 Indonesia (uji coba)
6/6/2008 - Indonesia 1-1 Malaysia (uji coba)
1/12/2012 - Indonesia 5-1 Malaysia (AFF 2010)
26/12/2010 - Malaysia 3-0 Indonesia (AFF 2010)
29/12/2010 - Indonesia 2-1 Malaysia (AFF 2010)
Jun, udah... jadi penulis kolom olahraga ae. Keliatan passionnya di sini :)
BalasHapus